KERAJINAN SISIK IKAN MEMANFAATKAN LIMBAH IKAN DIPESISIR PANTAI TANJUNG UBAN UTARA

Salah satu yang menarik di Tanjung Uban Utara adalah wisata pantainya yang eksotis, yang terletak di Kampung Bugis dan Kampung Sekera. Bahkan setiap akhir pekan wisata pantai di Kampung Bugis dan Kampung Sekera selalu dipenuhi pengunjung, baik itu wisatawan lokal atau wisatawan dari luar Tanjung Uban, oleh karena itu banyak penduduk sekitar Kampung Bugis dan Kmpung Sekera memiliki mata pencaharian sebagai nelayan, karyawan swasta dibidang pariwisata dan penjual kuliner disekitar pantai.

Karena banyaknya penduduk yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan, hal itu mendorong seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Kampung Sekera bernama Suciati memiliki ide kreatif membuat kerajinan dari sisik ikan.

Berbekal dari ide kreatif tersebut bu Suciati mengajak ibu-ibu yang berada disekitar tempat tinggalnya untuk ikut belajar dan mengembangkan kerajinan sisik ikan tersebut dan membentuk sebuah kelompok masyarakat yang sadar akan potensi pengembangan pariwisata atau yang diberi nama Kelompok Sadar Wisata “POKDARWIS” Sekera BERSENYUMAS (Sekera Bersama Sehat Untuk Masyarakat).

Ditangan ibu-ibu kreatif ini kerajinan sisik ikan saat ini sudah memiliki nilai jual dan pembeli tetap yang dalam setiap bulannya selalu memesan hasil dari kerajinan sisik ikan ini, selain itu kerajinan sisik ikan ini juga sudah memiliki pasar penjualan di kawasan wisata Lagoi atau wisata disekitar Tanjung Uban Utara.

Dalam wawancaranya bu Suciati menuturkan bahwa selain membuat kerajinan sisik ikan beliau juga sering menjadi pemateri untuk mengajarkan pembuatan kerajinan sisik ikan yang diadakan dinas-dinas pemerintahan, sekolah, hotel dan lain sebagainya.

Pada kesempatan itu juga ibu Suciati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintahan Kabupaten Bintan dalam hal ini khusunya Kelurahan Tanjung Uban Utara yang telah membantu pengembangan kerajinan sisik ikan, dan berharap kedepannya para pengrajin disekitar Tanjung Uban Utara bisa lebih diperhatikan, hal itu juga membantu agar para pengrajin memiliki semangat dan dorongan untuk terus berkreativitas dan menghasilkan kerajinan-kerajinan yang memiliki nilai jual, sehingga dapat menambah mata pencaharian serta mengembangkan potensi wisata di Tanjung Uban Utara.

Dalam kesempatan yang berbeda Lurah Tanjung Uban Utara ibu Asniati menyampaikan apresiasinya kepada Kelompok Sadar Wisata Sekera BERSENYUMAS atas kepeduliannya melestarikan dan mengembangkan kerajinan sisik ikan, dan berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi masyarakat di sekitar Tanjung Uban Utara tentang pentingnya potensi wisata di Tanjung Uban Utara.

Ibu Asniati juga berharap masyarakat di Tanjung Uban Utara bisa melahirkan kelompok-kelompok pengrajin yang baru dan Home Industri yang memiliki hasil dengan nilai jual yang baik.

Berita Terkait